Jus Darting

Jus Darting singkatan dari darah tinggi, terbuat dari buah timun,labu siam dan sambung nyawa, sangat bagus untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan juga gula darah. Bila tekanan darah diatas 170/110 mmHg bisa menggunakan bahan-bahan untuk jus ini sebanyak satu kilogram untuk konsumsi 3 x sehari. Bila tekanan darah sudah turun jus darting bisa dikurangi dosis pemakaiannya sehari sekali.

Bahan :

  • Daun sambung nyawa 15 gram, mentimun 300 gram, labu siam 100 gram, dan air 100 cc.

Cara pembuatan :

  • Mentimun, daun sambung nyawa dan labu siam dicuci bersih, kemudian dipotong kecil-kecil dan diblender dengan air, lalu disaring.

Aturan konsumsi        :

  • Diminum pada pagi dan sore hari, dua jam sebelum makan. Penderita yang memiliki gangguan maag disarankan minum jus ini dua jam sesudah makan. Setelah tiga hari dianjurkan melakukan cek tekanan darah dan jika hasilnya normal, jus ini bisa diminum  sehari sekali.

Sumber : buku DETOX HERBAL edisi Revisi , Karangan NING HARMANTO

Istri sembuh dari tumor suami bisa melihat lagi

“Bu Alexia, saya bisa melihat lagi. Iya saya bener2 bisa melihat lagi bu, sebelumnya gelap gulita. Itulah kata2 bahagia yg pertama kali terucap, ketika Pak Roin (42th) menelpon saya. Saya hampir tak percaya mendengar kabar yang luar biasa dan sangat mengharukan dari salah satu pasien saya. Sudah dua minggu mata kiri pak Roin tidak bisa digunakan. Dunia gelap gulita. Matanya tidak bisa berfungsi lagi. Yang terlihat hanya bayangan hitam saja. Menurut diagnosa dokter ahli mata, mata kiri pak Roin ada perembesan pembuluh darah mata. Satu2nya jalan untuk membersihkan rembesan darah adalah dengan laser. Namun, karena kondisi keuangan yg tidak mencukupi, pak Roin tidak bisa mengikuti anjuran dokter. Akhirnya pak Roin menemui saya, memutuskan untuk menggunakan ramuan herbal produksi Mahkotadewa Indonesia.

Kurang lebih 3 th yll, istrinya juga berobat ketempat saya karena ada tumor payudara (FAM)  sebesar telur puyuh dan bisa sembuh dengan menggunakan paket herbal untuk tumor produksi PT.Mahkotadewa Indonesia.Istri pak Roin memang sangat tekun minum ramuan dan mengikuti pantangan-pantangan yang kita sarankan. Begitu pula halnya dengan   Pak Roin selalu tekun minum ramuan dan sangat yakin Tuhan akan menyembuhkannya. Untuk atasi penyakitnya pak Roin saya berikan ramuan herbal yg terdiri dari : Kapsul Made, Pegagan, Daun Alpukat, Umbi Dewa, dan Angelika. Hari demi hari pak Roin merasakan ada perubahan membaik.

Puji Tuhan, setelah minum ramuan herbal 3 minggu, mata kiri pak Roin, bisa berfungsi kembali.. Senin 9/11 2009, setelah diperiksa kembali oleh dokter ahli mata, dinyatakan matanya sudah tidak ada rembesen pembuluh darah , dan tidak perlu laser lagi. Dokter yang memeriksanya hampir tak percaya melihat kenyataan ini karena sebelumnya tidak dilakukan tindakan medis. Setelah Pak Roin menjelaskan apa yang selama ini diupayakan

Dokter menyarankan agar melanjutkan saja apa yang sudah dilakukan.  Puji syukur pada Tuhan  telah kau jamah mata pak Roin yang semula buta bisa melihat lagi, dari gelap terbitlah terang.

(Ibu Alexia Wispranti – Konsultan Herbal di ITC BSD lantai dasar Blok C3 no 7)

Sumber : buku DETOX HERBAL edisi Revisi karangan NING HARMANTO

 

7 Tempat Penuh Bakteri di Mal

Akhir pekan menjadi agenda wajib bagi sebagian besar orang untuk menyambangi mal, baik untuk berbelanja, rekreasi, makan di restoran, maupun berkumpul dengan teman. Namun jika Anda sedang sakit ataupun merasa kurang fit, maka sebaiknya hindari dulu tempat ini karena merupakan salah satu tempat yang bisa menularkan kuman.

“Di mana pun orang berkumpul, di sanalah terkumpul bakteri dan virus. Mal merupakan contohnya, apalagi kalau ada beberapa pengunjung yang sakit,” kata Philip Tierno, PhD, Direktur Mikrobiologi Klinis New York University Langone Medical Center.

Para pakar mikrobiologi membuat daftar tempat-tempat yang paling banyak dihuni bakteri di mal. Inilah dia:

1. Bak cuci tangan

Tempat paling kotor di area restroom dan juga seluruh mal ternyata adalah bak cuci tangan. Bakteri, termasuk E-coli, kerap menempel di tempat ini. “Area ini sangat lembab sehingga bakteri bisa bertahan lama di sini,” kata Tierno.

Kendati begitu bukan berarti Anda jadi takut mencuci tangan. Yang penting selalu bersihkan tangan dengan air dan sabun selama 20 detik. Selain itu bawalah cairan pencuci tangan antibakteri dalam tas Anda untuk berjaga-jaga jika tidak tersedia sabun.

2. Meja “food court

Meski tidak menjamin kebersihannya, selalu pilih meja yang bersih. Hindari memungut kembali makanan yang sudah jatuh di meja.

3. Pegangan eskalator

Dalam penelitian yang pernah dilakukan di sebuah mal di Amerika, ditemukan bakteri E-coli, cairan urine, lendir, feses, bahkan percikan darah di pegangan eskalator. “Kami juga pernah menemukan flora saluran napas di pegangan eskalator. Jika kita tidak mencuci tangan setelah menyentuhnya, maka kita jadi mudah kena flu dan batuk,” kata Tieno.

4. Permukaan ATM

Setelah menguji 38 ATM di salah satu pusat kota di China, para peneliti menemukan setiap tombol di permukaan ATM mengandung sedikitnya 1.200 bakteri, termasuk bakteri penyebab flu.

5. Toko mainan

Toko mainan juga mengandung banyak bakteri karena anak-anak memang kerap memegang, menjilat, atau menyentuh mainan ke wajahnya.

6. Ruang ganti

Meski hanya ruangan kosong, tempat ini tak bebas dari bakteri. “Setelah orang mencoba pakaian, sel kulit dan pernapasan bisa berakumulasi di dalam. Sel-sel mati ini bisa jadi makanan kuman,” katanya. Untuk mencegah penularan kuman, hindari mencoba pakaian yang menyentuh area genital atau luka terbuka.

7. Sampel kosmetik

Studi pada tahun 2005 menemukan bahwa 67 persen counter kosmetik terkontaminasi bakteri. Hal ini terjadi ketika seseorang yang tidak mencuci tangan setelah dari toilet lalu menyentuh berbagai produk kosmetik untuk dicoba.

Sumber : KOMPAS.com,, 29 November 2011

Daun Bawang, Tanaman Khas Oriental yang Bernutrisi

TAHUKAH Anda, daun bawang telah diketahui memiliki nilai gizi yang besar dan rasa sedao untuk hidangan oleh masyarakat China semenjak 5.000 tahun yang lalu. Tanaman ini juga dipuja sebagai simbol alam semesta oleh orang Mesir Kuno.

Daun bawang memang memiliki kombinasi manfaat antara bawang dan sayuran. Selain bisa menjadi bahan tambahan dalam masakan, tanaman ini juga merupakan sumber vitamin K, A, dan C. Juga, kaya akan vitamin dan mineral yang membantu menyembuhkan berbagai penyakit.

Beberapa manfaat kesehatan dari daun bawang adalah sebagai berikut:

a. Daun bawang mampu menurunkan tingkat gula darah.
b. Mengatasi masalah pencernaan.
c. Kerap digunakan sebagai obat untuk flu.
d. Daun bawang sering digunakan sebagai hidangan pembuka karena membantu melancarkan pencernaan.
e. Mempercepat tingkat sirkulasi darah dalam tubuh.

Sumber : MEDIA INDOENSIA.com,  04 November 2011

 

 

5 Manfaat Konsumsi Sayuran Oranye

Banyak ragam dan jenis sayuran yang bisa dengan mudah kita dapatkan di alam ini. Bentuk dan warnanya pun sangat bervariasi. Ada yang merah, hijau, oranye, kuning, dan ungu. Semuanya tentu sangat bermanfaat buat kesehatan.

Selama ini, sayuran berwarna hijau mungkin lebih dikenal dan menjadi pilihan. Namun, tidak ada salahnya jika Anda mulai membuat variasi dengan mengonsumsi sayuran berwarna oranye. Para ahli kesehatan di Kanada merekomendasikan untuk mengonsumsi sayuran berwarna oranye setiap harinya. Mengapa?

1. Melawan kanker payudara pada stadium awal

Retinoic acid adalah zat yang berasal dari vitamin A, yang banyak terdapat pada kentang manis dan wortel. Penelitian yang dilakukan oleh Fox Chase Cancer Center, Philadelphia, menunjukkan asam retinoat mempunyai sifat sebagai pelawan kanker payudara pada tahap awal (stadium dua), tetapi tidak dalam stadium di atasnya.

2. Meningkatkan beta-karotena

Beta-karotena adalah salah satu zat antioksidan yang terdapat pada sayuran-sayuran seperti wortel, kentang, dan labu. Beta-karotena mempunyai peran dalam mengatur sistem kekebalan tubuh dan menjaga pengelihatan tetap baik. Beta-karotena adalah nutrisi yang larut dalam lemak dan sebuah studi menunjukkan bahwa menggoreng sayuran tertentu dengan sedikit minyak dapat meningkatan kandungan beta-karotena sebesar 63 persen untuk wortel dan 53 persen pada labu.

3. Melindungi jantung

Studi menunjukkan bahwa tingkat alfa dan beta-karotena, juga antioksidan yang lebih tinggi, dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskuler.

4. Melindungi mata

Labu dan wortel kaya akan lutein dan zeaxanthin, dua pigmen tumbuhan yang membantu mencegah katarak. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Archives of Ophthalmology yang melibatkan lebih dari 35.000 wanita menunjukkan bahwa mereka yang mendapat jumlah pigmen tertinggi dalam diet (6.716 mikrogram per hari) memiliki risiko 18 persen lebih rendah mengidap katarak.

5. Tingkatkan sistem kekebalan tubuh

Kandungan vitamin B6 yang terdapat pada wortel dan labu memiliki peran dalam pertumbuhan sel darah dan metabolisme protein. Bukan hanya itu, vitamin ini juga membantu sistem kekebalan tubuh memproduksi antibodi untuk melawan penyakit.

Sumber : KOMPAS.com, 23-11-2011

 

Ekstrak Daun Bambu Sehatkan Jantung

Masih banyak orang yang belum tahu, daun bambu termasuk herba potensial. Kandungan flavonoidnya cukup tinggi. Di Cina, ekstrak daun ini dimanfaatkan untuk melindungi jantung.

Selama ini, bagian tanaman bambu yang disering dimanfaatkan adalah batangnya. Daun dan bagian lainnya cuma jadi limbah. Berbeda dengan yang berlaku di Cina. Di Negeri Tirai Bambu, daun bambu justru memiliki sejarah pengobatan dan pangan yang panjang.

Manfaat daun bambu pertama kali diungkap dalam kitab Ming Yi Bie Lu (Catatan Dokter Ternama), yakni untuk meluruhkan dahak serta meredakan batuk dan susah napas. Khasiat lain di antaranya adalah menetralkan racun dalam tubuh.

Kamus Besar Herbal Cina juga menuliskan bahwa daun bambu berfungsi mengeluarkan panas, ampuh mengembalikan cairan, dan bersifat diuretik (melancarkan air seni). Tahun 1998, daun bambu dikategorikan oleh Badan Kesehatan Cina dalam daftar herbal alami untuk obat dan pangan.

Sejuk dan Harum
Jenis tanaman bernama Latin Phyllostachys nigra ini tumbuh di daerah Sungai Yangtze, tepatnya di Cina bagian selatan. Pakar kedokteran Cina kuno mendeskripsikan fungsi obat dan pangan daun bambu dalam kitab Yao Pin Hua Yi atau kitab penggalian arti herbal-herbal, yakni bersifat sejuk, harum, dapat masuk ke meridian jantung, rasanya pahit dan sejuk, chi-nya juga sejuk.

Penelitian menunjukkan, daun bambu mengandung banyak zat aktif, yakni flavonoid, polisakarida, klorofil, asam amino, vitamin, mikroelemen, dan sebagainya, sehingga baik untuk menurunkan lemak darah dan kolesterol. Juga bisa menurunkan oksidasi antioksidan atau radikal bebas, sebagai bahan antipenuaan, serta mampu menjaga stamina dan mencegah penyakit kardiovaskular.

Muliadi Lim OMD-oriental medical doctor dari Shanghai TC University mengungkapkan, kandungan flavonoid daun bambu memiliki efek positif pada kemoterapi terhadap sumsum tulang dan imunitas tubuh, bisa memperbaiki aliran mikrovaskular bagi penderita jantung, fungsi trombosit, dan peredaran darah di otot jantung.   

Sumber : KOMPAS.com, 27 Mei 2010

Klinik kami memiliki produk baru untuk memantu kesehatan jantung, ginjal, hepatitis dan sekaligus menurunkan kolesterol dan berat badan… produk tersebut adalah teh celup OSTEA. Yang mencoba silahkan menghubungi klinik terdekat atau website kami www.mahkotadewa.com

Selasih, Obati Stres dan Gangguan Pernapasan

- Stres? Minum Selasih! Biji selasih, selain nikmat dibuat minuman juga menyehatkan. Seluruh bagian tanaman ini berkhasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit, baik fisik maupun psikis.

Pemanfaatan tanaman untuk pengobatan, di antaranya selasih, sudah dilakukan masyarakat India sejak 5.000 tahun lalu. Seperti diketahui, kondisi sehat menurut kebudayaan India adalah keseimbangan antara tubuh dan pikiran.

Membangun keseimbangan itulah, salah satu khasiat tanaman yang dalam bahasa setempat disebut tulasi, tulsi, surasa, vishnu-priya, atau krishnamu. Selasih (Ocinum basilicum Linn.) disebutkan dalam situs indianherb, juga sangat kuat untuk mengurangi stres.

Seefektif Obat
Meskipun belum ada studi klinis mengenai efek psikologis selasih pada manusia, namun sudah banyak yang membuktikan khasiatnya sebagai pereda stres. Sebuah laporan mengumumkan hasil penelitian yang menunjukkan khasiat tanaman yang mirip kemangi ini sebagai penurun hormon stres. Juga tercatat adanya kesembuhan stres secara cepat. Penelitian pada binatang yang menguatkan bahwa selasih memiliki efek yang sama dengan obat-obatan stimulan dan antidepresi.

Penurun Gula Darah
Ada berbagai macam penyakit lain yang sanggup dihadapi selasih. Dalam farmakologi Cina dinyatakan kalau seluruh herba ini bisa merangsang penyerapan (absorpsi), peluruh keringat (diaporetik), peluruh kencing (diuretik), menghilangkan sakit (analgesik), melancarkan peredaran darah dan membersihkan racun.

Kemampuan lainnya yakni membunuh kuman (antiseptik), peluruh angin (carminativa), mematangkan bisul (maturativa), radang lambung, pencahar, TBC, dan menghentikan kegugupan.

Sumber : KOMPAS.com, 23-11-2009

Jantung Ibu sehat bisa main tennis lagi setelah minum Ostea.

“Bagaimana kabar ibu mBak Susi? Sudah lebih sehatkan?”

“Ibu malah sudah bisa main tennis bu Alexia”

Lho apa sudah sehat bener?”

“Saya sendiri juga bingung dengan ibu saya, katanya dia bener2 sudah sehat dan tak pernah merasa sakit lagi setelah minum  herbal dan teh Ostea dari bu Alexia sejak 2 bulan yang lalu.” Ibu Alexia herbalis yang praktek di ITC BSD lantai dasar C3 No.7 ingin memastikan kondisi ibunya mbak Susi yang sakit jantung  dan selama ini keluar masuk Rumah Sakit karena sakit jantung koronernya. Sangat disyukuri bila dengan produk herbal berbentuk teh simplisia bisa membantu mengobati penyakit yang diderita sekian lama.

SUMBER : buku DETOX Herbal  karangan Ning Harmanto

Anjuran dan Larangan Agar Pasien Diabetes Tak Sampai Amputasi

Diperkirakan sebanyak 30 persen pasien diabetes mengalami masalah pada kaki hingga harus diamputasi. Ada beberapa anjuran dan larangan yang harus dilakukan untuk mencegah agar pasien DM tak sampai amputasi.

Tingkat amputasi dan kematian yang tinggi, serta perawatan yang lama dan mahal, membuat gangguan kaki diabetik menjadi komplikasi diabetes yang paling tidak menyenangkan.

“85 persen amputasi bisa dihindari dengan pencegahan dini, tapi banyak orang yang tidak aware dengan kondisi ini,” jelas Dr Em Yunir, Sp.PD,KEMD, staf Divisi Metabolik Endokrin, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI, dalam acara Media Edukasi 20th Jakarta Diabetes Meeting 2011 di Hotel Le Meridien, Jakarta, Rabu (2/11/2011).

Menurut Dr Yunir, ada beberapa program pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah masalah kaki diabetik dan amputasi.

Berikut adalah anjuran yang sebaiknya dilakukan pasien diabetes, yaitu:

  1. Memeriksa kaki setiap hari, apakah ada perubahan yang terjadi pada kulit dan bentuk jari kaki.
  2. Selalu memakai alas kaki
  3. Periksa sepatu sebelum dipakai, apakah ada batu atau benda-benda keras yang dapat menyebabkan luka.
  4. Gunakan alas kaki yang pas
  5. Belilah sepatu pada sore hari
  6. Gunakan selalu kaos kaki berbahan katun
  7. Cuci kaki dengan sabun lembut dan keringkan, jangan biarkan kaki kering dengan sendirinya karena bisa memicu jamur.
  8. Gunting kuku secara mendatar
  9. Kontrol kaki secara teratur ke petugas kesehatan
  10. Gunakan lotion pelembab kulit secara teratur.

Sedangkan berikut beberapa hal yang tidak boleh dilakukan pasien diabetes, yaitu:

  1. Berjalan tanpa alas kaki
  2. Memakai sepatu yang sempit
  3. Memakai kaos kaki yang sempit dengan lipatan di ujung kaki
  4. Membiarkan kulit menjadi kering dan bersisik
  5. Penggunaan bahan kimia atau benda tajam untuk menghilangkan mata ikan
  6. Merokok
  7. Menggunakan cincin di jari kaki (banyak dilakukan orang India)
  8. Menggunakan sepatu dengan tumit tinggi atau ujung sepatu runcing ke depan.

“Kita mengelola muka saja bisa lebih dari 2 kali sehari, ngaca terus. Nah mengelola kaki juga harus begitu, setiap saat pasien diabetes harus memperhatikan kakinya,” tutup Dr Yunir.

Sumber : detikHealth.com, 02/11/2011

 

Testimoni OSTEA+

Teh herbal OSTEA+ mengandung bahan baku daun Sukun dan aneka herbal pilihan yang berfungsi untuk kesehatan jantung, ginjal, sendi dan hati serta dapat menurunkan BB dan kholesterol telah menolong masyarakat mengatasi berbagai keluhan penyakit. Berikut sebagian testimoni :

“ Syukur alhamdulillah saya baru minum teh Ostea sehari saja semua rasa sakit rematik jantung yang saya derita bertahun-tahun langsung hilang. Selama lebih dari 2 tahun setiap malam menangis menahan sakit, segala macam pengobatan medis maupun non medis sudah saya tempuh tak ada hasilnya. Begitu minum Ostea produksi bangsa sendiri, harga terangkau penyakit saya malah bisa sembuh. Alhamdulillah banget”.

“ Saya sangat bersyukur gangguan lutut  dan tumit  saya yang sering mengganggu ibadah sholat kini sudah tak terasa lagi setelah minum Ostea+. Saya yakit teh Ostea dakan banyak dicari kaum wanita yang sering terganggu lutut dan tumitnya seperti saya.”.

“ Tante Ning, Mas Frenky sekarang sudah sehat dan langsing karena makan beras merah dan minum herbal teh Ostea. Sakit jantung dan darah tingginya kini sudah normal bisa bekerja kembali. Makasih Tante”,tulis mbak Anie di wall  saya “ning harmanto II””.

Sumber : buku DETOX HERBAL karangan Ning Harmanto.